Translate

Senin, 03 Desember 2012

Urang Aring


Kita mengenal urang-aring sebagai shampoo atau minyak rambut. Lalu, sebenarnya urang-aring itu apa sih? Urang-aring tergolong tanaman terna, yaitu tanaman yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu. Biasanya tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di pinggir jalan, tanah lapang, pinggir selokan, dari tepi pantai sampai dataran tinggi.
Urang-aring dikenal juga dengan berbagai nama, misalnya Goman (Jawa), te-lenteyan (Madura), daun sipat, keremak janten (Sumatera), daun tinta (Banda), Mo han lian (China).
Tinggi tanaman urang-aring mencapai 80 cm. Tangkainya banyak, dapat tumbuh tegak atau berbaring. Batang bulat berwarna hijau kecoklat-coklatan, berambut agak kasar berwarna putih. Daunnya berwarna hijau, berbentuk bulat telur hingga memanjang. Ujung daunnya meruncing, dan tepinya bergerigi halus atau hampir rata. Kedua permukaan daun berambut, terasa agak kasar.
Bunga urang-aring termasuk jenis bunga majemuk. Bunga berbentuk bongkol berwarna putih kecil-kecil. Tanaman ini berbunga sepanjang tahun, tidak mengenal musim. Buahnya memanjang, pipih, keras dan berbulu.
Urang-aring dikenal sebagai bahan pewarna hitam, terutama untuk rambut. Daun urang-aring diremas-remas dalam air, digunakan menyuburkan dan menghitamkan rambut. Cairan urang-aring dioleskan pada kepala bayi agar rambut yang tumbuh lebat dan hitam. Seduhan urang-aring dalam minyak kelapa digunakan sebagai minyak penyubur rambut.
Selain sebagai penghitam rambut, urang-aring juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Urang-aring dapat digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit, eksim, kutu air, bahkan untuk mengobati gigitan hewan berbisa, seperti kalajengking atau ular.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda dan pergunakanlah kata yang sopan. ^^
Terima kasih atas kunjungannya. ^^